KATA PENGANTAR

Puji syukur kita panjatkan Kehadirat Tuhan Yang Maha Esa atas limpahan rahmat dan karuniaNya, Dinas Komunikasi dan Informatika (DISKOMINFO) Kota Metro dapat menyelesaikan Rencana Kerja (Renja) Tahun 2018.

Rencana Kerja DISKOMINFO ini disusun berpedoman pada dokumen Rencana Strategis (Renstra) DISKOMINFO Kota Metro Tahun 2016-2021, dan mengacu kepada RKPD Kota Metro tahun 2018, yang berfungsi sebagai dokumen perencanaan untuk jangka waktu 1 (satu) tahun dan ditetapkan dengan maksud memberikan arah sekaligus menjadi pedoman bagi seluruh komponen DISKOMINFO di dalam mewujudkan Visi dan Misi organisasi yang telah disepakati bersama, sehingga seluruh daya dan upaya yang dilakukan oleh masing-masing komponen organisasi dapat berlangsung dalam proses sinergis, integralistik, holistik, koordinatif, dan melengkapi satu dengan lainya didalam satu pola sikap dan pola tindak yang sama.

Akhirnya kami ucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu kelancaran dalam Penyusunan Renja Kerja DISKOMINFO Kota Metro Tahun 2018, semoga dokumen ini dapat bermanfaat bagi pihak-pihak yang memerlukan.

                                                                                                                                 Metro,          April 2017
                                                                                                                       Kepala Dinas Komunikasi dan
                                                                                                                             Informatika Kota Metro,


                                                                                                                                             Dra. FARIDA
Pembina
NIP. 19661117 199203 2 003

BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG
Perkembangan teknologi komunikasi informasi telah membawa bangsa Indonesia memasuki gerbang peradaban informasi, banyak perubahan mendasar dan membawa dampak yang luas di bidang politik, ekonomi dan sosial yang harus dihadapi dengan arif dan hati-hati. Adalah merupakan tantangan yang besar saat bangsa Indonesia berbenah diri dari keterpurukan untuk membangun Indonesia baru, pada saat itu pula harus memasuki era informasi. Untuk itu di perlukan suatu strategi komunikasi global untuk menghadapinya.

Pada saat ini Pemerintah Daerah Kota Metro sedang bergerak cepat dalam melakukan implementasi Teknologi Informasi untuk memperbaiki kinerja manajemen pemerintahan, atau sering disebut sebagai E-Government. Tantangan besar dalam implementasi E-Government terletak pada proses penyeimbangan pencapaian hasil jangka pendek sekaligus focus pada wawasan strategis di masa depan. Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) merupakan Organisasi Perangkat Daerah yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan tugas dan fungsi Teknologi Informasi di Daerah melalui perencanaan yang terukur dan akurat.

Perencanaan Pembangunan Daerah adalah suatu proses penyusunan tahapan-tahapan kegiatan yang melibatkan berbagai unsur pemangku kepentingan di dalamnya, guna pemanfaatan dan pengalokasian sumber daya yang ada dalam rangka meningkatkan kesejahteraan sosial dalam suatu lingkungan wilayah/daerah dalam jangka waktu tertentu.

Penyusunan program kerja dan kegiatan yang dituangkan dalam Rencana Kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro dilakukan untuk mendukung proses perencanaan daerah Kota Metro di tahun 2018 sebagai implementasi Pelaksanaan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tatacara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.

Rencana Kerja (Renja) Diskominfo Kota Metro Tahun 2018 adalah dokumen rencana pembangunan untuk periode 1 (satu) tahun yang disusun dengan berpedoman kepada Renstra Diskominfo Tahun 2016-2021 dan mengacu kepada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kota Metro Tahun 2016, yang memuat kebijakan, program, dan kegiatan pembangunan baik yang dilaksanakan langsung oleh Pemerintah Daerah maupun yang ditempuh dengan mendorong partisipasi masyarakat.

Renja Diskominfo Kota Metro Tahun 2018 akan dijadikan sebagai pedoman dan rujukan dalam menyusun program dan kegiatan Diskominfo Kota Metro tahun 2018, yang mengarah pada pencapaian prioritas dan sasaran pembangunan daerah serta memperhatikan pula program dan kebijakan dari Pemerintah Pusat yang dilaksanakan di Daerah.

LANDASAN HUKUM
Landasan hukum Penyusunan Rencana kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Tahun 2018, antara lain:

  1. Undang-Undang Nomor 12 Tahun 1999 tentang Pembentukan Kabupaten Daerah Tingkat II Way Kanan, Kabupaten Daerah Tingkat II Lampung Timur dan Kotamadya Daerah Tingkat II Metro.
  2. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.
  3. Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2004 tentang Perbendaharaan Negara.
  4. Undang-undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggungjawab Keuangan Negara.
  5. Undang-undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional.
  6. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah.
  7. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah.
  8. Peraturan Pemerintah Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pembinaan dan Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
  9. Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan pengendalian dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah.
  10. Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun 2001 tentang Pelaporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah.
  11. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata cara Penyusunan, Pengendalian, dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah.
  12. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 04 Tahun 2010 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kota Metro Tahun 2005-2025.
  13. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 15 Tahun 2016 Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Metro Tahun 2016-2021.
  14. Peraturan Daerah Kota Metro Nomor 24 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kota Metro.
  15. Peraturan Walikota Metro Nomor 31 Tahun 2016 tentang Susunan Tugas dan Fungsi Perangkat Daerah Kota Metro.
  16. Keputusan Walikota Metro Nomor 319/KPTS/B-2/05/2017 tanggal 18 April 2017 Tentang Pengesahan Dokumen Rencana Strategis Organisasi Perangkat Daerah Tahun 2016-2021 di Lingkungan Pemerintah Kota Metro;
  17. Keputusan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Nomor 48/KPTS/D-13/01/2017 tanggal 20 April 2017 Tentang Penetapan Dokumen Rencana Strategis Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Tahun 2016-2021;

 

MAKSUD DAN TUJUAN
Maksud penyusunan Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan informatika Kota Metro Tahun 2018 adalah untuk menyediakan dokumen perencanaan pembangunan jangka pendek selama 1 (satu) tahun anggaran di bidang komunikasi dan informatika secara komprehensif dan terarah. Selain itu Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan informatika Kota Metro Tahun 2018 ini disusun sebagai wujud pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas pokok dan fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro.

Tujuan penyusunan rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Tahun 2018 adalah :

  1. Agar Rencana Kerja sejalan dengan prioritas pembangunan Kota Metro tahun 2018;
  2. Agar pelaksanaan program dan kegiatan berdasarkan perencanaan awal yang telah dituangkan dalam Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro;
  3. Agar pelaksanaan pekerjaan sesuai prosedur, tertib adminstrasi, dan akuntabel.

 

SISTEMATIKA PENULISAN
Penyusunan Rencana Kerja (Renja) Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Metro Tahun 2018 ini terdiri dari 5 (lima) bab yang meliputi:    

Bab I    Pendahuluan

Latar Belakang
Landasan Hukum
Maksud dan Tujuan
Sistematika Penulisan

Bab II    Evaluasi Hasil Pelaksanaan Renja Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun lalu.

Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika
Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Komunikasi dan Informatika
Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika
Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat

Bab III  Tujuan dan Sasaran

Bab ini memuat telaahan terhadap kebijakan, Tujuan dan Sasaran Renja OPD.

Bab IV  Progam dan Kegiatan

Bab ini memuat telaahan terhadap Program Kegiatan Renja OPD.

Bab IV    Penutup

Bab ini memuat catatan penting yang perlu mendapat perhatian, baik dalam rangka pelaksanaannya maupun seandainya ketersediaan anggaran tidak sesuai dengan kebutuhan, kaidah-kaidah pelaksanaan serta Rencana tindak lanjut.

BAB II
EVALUASI PELAKSANAAN RENJA DINAS KOMUNIKASI DAN INFORMATIKA KOTA METRO TAHUN LALU

Evaluasi Pelaksanaan Renja Tahun Lalu dan Capaian Renstra Dinas Komunikasi dan Informatika
Sebagaimana telah diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 8 tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, setiap dokumen perencanaan harus dievaluasi dalam pelaksanaannya.

Evaluasi Pelaksanaan Rencana Kerja OPD Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro tahun 2018 adalah untuk mengetahui sejauh mana kemampuan Dinas Komunikasi dan Informatika melaksanakan program dan kegiatan yang telah direncanakan dan realisasi pencapaian target kinerja program dan kegiatan.

Dalam penyusunan Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Tahun 2018, memperhatikan beberapa hal sebagai berikut:

  1. Masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya;
  2. Tujuan yang dikehendaki;
  3. Sasaran–sasaran dan prioritas untuk mewujudkannya;
  4. Kebijakan–kebijakan dalam pelaksanaannya;

Disamping itu penyusunan Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro Tahun 2018,  juga memperhatikan hal–hal sebagai berikut:

  1. Hasil evaluasi capaian kinerja tahun 2017 sebagai bahan dalam penyusunan perencanaan tahun 2018;
  2. Pembangunan keberlanjutan (sustainable development) untuk menjaga stabilitas dan konsistensi pembangunan.
  3. Masalah–masalah yang dihadapi dan sumber daya yang akan digunakan serta pengalokasiannya;

Evaluasi pelaksanaan Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro sampai dengan triwulan ke IV tahun 2016, Rekapitulasi evaluasi hasil pelaksanaan renja OPD Tahun 2016, sebagaimana terlampir.

Dari tabel tersebut, terlihat bahwa ada beberapa program kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Tahun 2016 terealisasi kurang dari 90 persen, hal ini disebabkan karena Perencanaan yang kurang optimal, sehingga anggaran yang dialokasikan tidak dapat diserap secara optimal.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas, maka pengelolaan pengembangan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) harus terus diupayakan secara terencana dan sistematis agar kapasitas personil baik individu maupun tim/kelompok bisa ditingkatkan dan dikembangkan secara lebih profesional, proaktif dan kolektif/tim, sehingga diharapkan dimasa akan datang menjadi personil yang mumpu dan kapabel bagi Dinas Komunikasi dan Informatika. Kapasitas ideal yang dapat dikembangkan dalam pengelolaan sumber daya manusia/aparatur antara lain mencakup lima aspek masing-masing :

  1. Kapasitas untuk berkreasi atau berproduksi;
  2. Pemerataan distribusi komposisi personil sesuai kapasitas dan kualifikasinya;
  3. Pemberian keleluasaan dan wewenang;
  4. Kesempatan untuk berkembang (sustainable);
  5. Kesadaran akan interdepensi.

Lima aspek pengelolaan sumber daya manusia di atas dapat terus ditingkatkan dan dikembangkan, karena dengan sumber daya manusia yang berkualitas menjadi modal utama dan potensial dalam menentukan dan menggerakkan segenap potensi yang ada dalam rangka pencapaian tujuan organisasi.

Analisis Kinerja Pelayanan Dinas Komunikasi dan Informatika
Secara keseluruhan, program dan kegiatan yang telah dianggarkan pada Dinas Komunikasi dan Informatika pada tahun anggaran 2016 telah mencapai target keluaran yang diharapkan dengan tingkat  pencapaian realisasi anggaran di atas 90%. Hal ini menunjukkan bahwa tingkat  penyerapan   dana    pada    tahun  anggaran 2016 relatif tinggi. Alokasi dan  realisasi   anggaran   belanja   pada  Dinas Komunikasi dan Informatika  di tahun 2016 terdiri dari jumlah alokasi anggaran sebesar Rp. 4.774.000.000,-   yang     terdiri    dari   belanja   langsung   sebesar   Rp. 4.774.000.000,-     dengan       realisasi       anggaran         sebesar        Rp. 4.449.644.800,-       yang       terdiri       dari       belanja     langsung     Rp. 4.449.644.800,- (93,21 %), sehingga  jumlah sisa pagu anggaran pada tahun 2016 sebesar Rp 325.355.200,- dan persentase realisasi anggaran 93,21 %.

Disamping sebagai dinas teknis yang merumuskan kebijakan teknis bidang komunikasi dan informatika, Dinas Komunikasi dan Informatika diharapkan menjadi salah satu dinas penghasil untuk peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) berupa retribusi Menara Telekomunikasi, akan tetapi sampai saat ini belum bias terealisasi, hal ini disebabkan beberapa faktor, antara lain :

  1. Peraturan Daerah tentang Menara yang sampai dengan saat ini masih dalam proses perbaikan di Mahkamah Konstitusi diharapkan dapat segera selesai;
  2. Penetapan target PAD dari retribusi menara diharapkan tidak ditetapkan dahulu sambil menunggu proses pengesahan.
  3. Implementasi standar pelayanan minimal bidang komunikasi dan informatika, yang hingga kini alokasi anggarannya masih sangat minim.

Penyelesaian terhadap permasalahan tersebut diharapkan akan memberikan dampak pada penerapan retribusi menara telekomunikasi di Kota Metro.

Kendala yang sering dihadapi dalam pelaksanaan program kerja maupun kegiatan pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro antara lain :

  1. Kurang matangnya pada perencanaan awal anggaran sehingga ada beberapa kegiatan PPTK yang tidak dapat terlaksana.
  2. Berkembangnya teknologi Komunikasi dan Informasi dari berbagai media kurang diikuti dengan kualitas dan kuantitas SDM yang ada.

Untuk mengatasi kendala-kendala yang muncul dalam pelaksanaan program dan kegiatan, perlu diambil suatu langkah atau kebijakan yang bisa mengatasi masalah tersebut dengan tidak menimbulkan permasalahan yang lain.. Adapun beberapa langkah yang diambil untuk mengatasi masalah ini antara lain :

  1. Mengirimkan pegawai yang memenuhi syarat untuk mengikuti diklat-diklat teknis yang diselenggarakan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia mulai dari unsur pimpinan sampai level staf.
  2. Mengirimkan pegawai untuk mengikuti bimtek maupun sertifikasi barang dan jasa mulai dari unsur pimpinan sampai level staf.
  3. Mengirimkan pegawai untuk mengikuti bimtek perencanaan dan penganggaran serta pengelolaan keuangan mulai dari unsur pimpinan sampai level staf.

 

Isu-isu Penting Penyelenggaraan Tugas dan Fungsi Dinas Komunikasi dan Informatika
Isu-isu penting yang menjadi masalah mendesak dan harus dihadapi oleh Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsinya antara lain sebagai berikut :

  1. Satu Data Untuk Pembangunan Kota Metro.

Untuk mendukung Pemerintah Kota Metro dalam melaksanakan fungsinya, maka penentuan arah dan sasaran pembangunan Daerah harus dilandasi oleh data dan informasi akurat. Untuk itu pengelolaan data dan informasi daerah harus difasilitasi secara terpadu dan terintegrasi dengan landasan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).

  1. Tuntutan Publik akan keterbukaan informasi dan transparansi.

Pola pikir masyarakat yang semakin maju dan berkembang akan semakin menuntut berbagai informasi yang dibutuhkan. Masyarakat semakin kritis dan berani untuk menyampaikan pendapat, dan terus berupaya mencari informasi yang relevan dengan kondisi yang sedang dihadapinya.

  1. Tingginya kebutuhan masyarakat terhadap Teknologi Informasi dan Komunikasi tidak dibarengi dengan pemenuhan sarana prasarana di bidang komunikasi dan Informasi.

Perkembangan ilmu teknologi informasi yang pesat perlu direspon dan diantisipasi dengan berbagai program dan kegiatan yang bias dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Apabila tidak diantisipasi secara cepat tentu akan membawa ekses yang kurang baik bagi masyarakat.

  1. Penyebaran Informasi kurang merata karena kerjasama dengan media cetak, ataupun media elektronik kurang

Penyebaran informasi sangatlah penting bagi Pemerintah daerah, karena merupakan acuan bagi masyarakat guna mengetahui arah dan kebijakan pembangunan. Keterbatasan anggaran menjadi salah satu factor kurangnya pemerintah daerah menjalin kerjasama dengan media.

  1. Masih minimnya kualitas Sumber daya manusia di bidang komunikasi dan

Kualitas SDM yang mumpuni di bidang komunikasi dan informatika sebagai agen pengolah dan penyebar informasi mutlak diperlukan guna memunculkan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Penelaahan Usulan Program dan Kegiatan Masyarakat
Program/kegiatan yang dilaksanakan oleh Dinas Komunikasi dan Informasi merupakan hasil rumusan perencanaan yang di mulai dari tingkat Kelurahan hingga tingkat Kota. Tetapi dalam perjalanannya terdapat masukan dari para pemangku kepentingan untuk menjembatani atau mengaspirasikan usulan masyarakat yang tidak tertampung dalam pintu perencanaan.

Proses penjaringan aspirasi oleh para pemangku kepentingan ini melalui mekanisme yang dilakukan secara simultan melalui musyawarah perencanaan pembangunan kecamatan dan kunjungan kerja anggota legislatif/reses.

Aspirasi atas kebutuhan di daerahnya melalui kebijakan-kebijakan dari para pemangku kepentingan ini nantinya dialokasikan dalam rencana kerja OPD untuk tahun anggaran yang akan datang bahkan dalam tahun anggaran berjalan.

Usulan program yang disusun dalam Renja Dinas Komunikasi dan Informatika memuat beberapa kegiatan masyarakat yang diprioritaskan dalam pembangunan Kota Metro di tahun 2018, meliputi  Program prioritas pembangunan Kota Metro yang direalisasikan dalam renja OPD antara peningkatan kualitas SDM, dan peningkatan infrastruktur di bidang Komunikasi dan Informasi.

BAB III
TUJUAN DAN SASARAN

Melalui program ini pemerintah secara aktif mendorong pembangunan dan pemerataan komunikasi dan informatika, baik melalui penguatan infrastruktur, layanan, dan kandungan informasi untuk dapat menjangkau seluruh pelosok Nusantara, sehingga dapat dipergunakan segenap penduduk Indonesia untuk berkomunikasi dan memperoleh informasi. Program ini juga diarahkan pada penguatan kapabilitas masyarakat melalui serangkaian program peningkatan penelitian pengembangan TIK berbasis lokal, program peningkatan pembangunan SDM TIK Indonesia untuk meningkatkan apreasiasi dan partisipasi masyarakat terhadap pemanfaatan informasi ini, sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat.Dalam menetapkan Renja, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro berpedoman pada arah kebijakan nasional pembangunan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) adalah : Penciptaan layanan pos dan telematika yang efisien dan modern untuk mendorong terciptanya masyarakat berbasis informasi (knowledge based society), Pengembangan e-Procurement, Pengembangan dan penerapan Layanan Pengadaan Secara Elektronik, Pengembangan e-government.

Penyelenggaraan Pos dan Telekomunikasi, diarahkan pada perwujudan penyelenggaraan komunikasi dan informatika yang efektif dan efisien dengan menggunakan sumber daya seoptimal mungkin, mewujudkan iklim persaingan yang sehat, memenuhi standar kualitas layanan prima, serta mampu memiliki daya saing di tingkat global. Dengan harmonisasi peraturan jaringan telekomunikasi inter operator diharapkan akan terjadi partisipasi aktif dari sektor swasta dalam meningkatkan ketersediaan layanan dasar komunikasi dan informatika di seluruh penjuru Indonesia seperti telepon, siaran televisi, siaran radio, surat kabar/majalah, media tradisional, pos, internet, dan media komunikasi dan informatika yang lain melalui komitmen pembangunan yang melekat pada izin penyelenggaraannya.

Berdasarkan Rencana Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro tahun 2016-2021, maka Dinas Komunikasi dan Informasi mempunyai tujuan dalam Rencana Kerja adalah “Meningkatkan Tata Kelola Komunikasi dan Informatika yang Efisien, Berdaya Saing dan Aman”.

Untuk sasaran yang akan dicapai dalam memberikan focus penyusunan kegiatan sehingga bersifat spesifik, terinci, dapat dicapai dan dalam bentuk kuantitatif sehingga sasaran Renja berdasarkan Renstra yang akan dicapai adalah sebagai berikut :

  1. Berkembangnya Tata Kelola Pemerintah berbasis e-Government.
  2. Terwujudnya Citra Positif Kota Metro melalui publikasi Informasi Pembangunan.

 

BAB IV
PROGRAM DAN KEGIATAN

Rencana Kerja Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro difokuskan pada upaya menunjang pelaksanaan tugas pembangunan di bidang  komunikasi dan informatika diarahkan kepada peningkatan kualitas infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM), sehingga tercipta aparatur yang mampu menangani masalah-masalah komunikasi dan informatika secara kompeten dan profesional, upaya peningkatan  koordinasi  dan kerjasama antar stakekholders, sehingga akan terwujud program yang bersinergi, upaya peningkatan pelayanan publik yang berpengaruh terhadap pos-pos pendapatan asli daerah (PAD) dan penguatan peran kelembagaan/instansi untuk memperoleh dukungan anggaran agar program-program kerja dan kegiatan dapat terealisasi.

Prioritas program dan kegiatan yang akan dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro mengacu pada visi Kota Metro yang tertuang dalam RPJMD Kota Metro yakni “Metro Kota Pendidikan dan Wisata Keluarga berbasis ekonomi kerakyatan berlandaskan pembangunan partisipatif”.

Pada Tahun 2018, Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Metro akan melaksanakan 11 program dengan 50 kegiatan yang merupakan hasil dari penyusunan renja tahun sebelumnya, antara lain:

A.  Program pelayanan administrasi perkantoran, yang meliputi 12 kegiatan, antara lain :

  1. Penyediaan Jasa Surat Menyurat.
  2. Penyediaan Jasa Komunikasi, SDA & Listrik.
  3. Penyediaan Jasa Pemeliharaan & Perizinan Kendaraan Dinas Operasional.
  4. Penyediaan Jasa Kebersihan Kantor.
  5. Penyediaan Alat Tulis Kantor.
  6. Penyediaan Barang Cetakan & Penggandaan.
  7. Penyediaan Komponen Instalasi Listrik/Penerangan Bangunan Kantor.
  8. Penyediaan Peralatan dan Perlengkapan Kantor.
  9. Penyediaan Bahan Logistik Kantor.
  10. Penyediaan Makanan & Minuman.
  11. Rapat – Rapat Koordinasi & Konsultasi ke Luar Daerah
  12. Penyediaan Jasa Pendukung Administrasi & Teknis Kegiatan

B.  Program peningkatan sarana dan prasarana aparatur, yang meliputi 8 kegiatan, antara lain :

  1. Pembangunan Gedung Kantor.
  2. Pengadaan Perlengkapan gedung kantor.
  3. Pengadaan Peralatan Gedung Kantor.
  4. Pengadaan Meubelair.
  5. Pengadaan Peralatan Studio.
  6. Pemeliharaan Rutin/Berkala Gedung Kantor.
  7. Pemeliharaan Rutin/Berkala Kendaraan Dinas/Operasional.
  8. Pemeliharaan Rutin/Berkala Peralatan Gedung Kantor.

C.  Program peningkatan Disiplin aparatur, yang meliputi 1 kegiatan, yakni Pengadaan Pakaian Kerja Lapangan.

D.  Program peningkatan Pengembangan sistem pelaporan capaian kerja dan keuangan, yang meliputi 4 kegiatan, antara lain :

  1. Penyusunan Laporan Keuangan Semesteran.
  2. Penyusunan Laporan Keuangan Akhir Tahun.
  3. Penyusunan RKA – OPD.
  4. Penyusunan Renstra, LAKIP dan Renja O

E.  Program pengembangan komunikasi, informasi dan media massa, yang meliputi 13 kegiatan, antara lain :

  1. Pengelolaan Website Pemerintah Kota Metro.
  2. Sosialisasi dan Pelatihan di Bidang Teknologi informasi.
  3. Pembangunan Gedung Media Center.
  4. Peliputan dan pers realese kegiatan pemerintah Kota Metro.
  5. Pembinaan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM).
  6. Operasional Radio Metropolis.
  7. Operasional Koneksi Internet SKPD dan Fasilitas Publik.
  8. Penyelenggaraan Jaringan Komputer SKPD dan Fasilitas Publik.
  9. Pengelolaan Media Center.
  10. Pengembangan Sandi Daerah.
  11. Pembinaan dan Pendataan Frekuensi Radio.
  12. Pengembangan Data Center Kota Metro.
  13. Pelayanan Informasi Publik.

F.  Program Pengkajian dan Penelitian Bidang Informasi dan Komunikasi, yang meliputi 1 kegiatan, yakni Monitoring dan Pengendalian Menara Telekomunikasi

G.  Program Fasilitasi Peningkatan SDM bidang Komunikasi dan informasi, yang meliputi 1 kegiatan, yakni Peningkatan Kualitas SDM Aparatur dan masyarakat.

H.  Program pengembangan komunikasi, informasi dan media massa Kemasyarakatan, yang meliputi 3 kegiatan, antara lain :

  1. Pengembangan pusat data dan elektronik.
  2. Pengadaan dan pemasangan media komunikasi dan informasi kemasyarakatan.
  3. Pembinaan peningkatan rasa Nasionalisme.

I.  Program kerjasama informasi dengan mass media, yang meliputi 4 kegiatan, antara lain :

  1. Penyebarluasan Informasi Pembangunan Daerah.
  2. Penyebarluasan Informasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah.
  3. Kemitraan dengan media cetak dan elektronik.
  4. Penyelenggaraan Jumpa Pers.

J.  Program promosi pembangunan daerah, yang meliputi 2 kegiatan, antara lain :

  1. Pameran Promosi Pembangunan Provinsi Lampung.
  2. Pekan Komunikasi Informasi Daerah.

K.  Program Pengembangan Data/Informasi/Statistik Daerah, yang meliputi 1 kegiatan, yakni Penyusunan dan Pengumpulan Data dan Statistik Daerah.


BAB V
PENUTUP

Renja Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro tahun 2018 merupakan dokumen perencanaan yang penting dipedomani untuk memberikan arah bagi pelaksanaan program dan kegiatan tahun 2018 di Kota Metro, guna mendukung tercapainya target pembangunan daerah tahun 2018 yang tercantum dalam Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2018 yang bertemakan ”pembangunan terpadu melalui peningkatan pelayanan untuk kesejahteraan masyarakat”, sehingga dapat memberikan manfaat bagi seluruh stakeholders terutama bagi masyarakat Kota Metro.

Renja Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro tahun 2018 masih mengacu kepada Renstra Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro tahun 2016-2021 yang memuat hasil evaluasi pelaksanaan program dan kegiatan tahun sebelumnya, memuat permasalahan yang dihadapi oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro dalam pelaksanaan program dan kegiatan, serta telah mengakomodir usulan program dan kegiatan yang berasal dari masyarakat.

Optimalisasi dalam pelaksanaan isi Renja merupakan hal penting yang perlu diupayakan dalam rangka mewujudkan kelancaran pelaksanaan program dan kegiatan yang telah direncanakan sesuai dengan kewenangan urusan komunikasi dan informatika yang diemban oleh Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro sebagai salah satu OPD di lingkup Pemerintah Daerah Kota Metro. Oleh karena itu, sangat diharapkan adanya dukungan dari seluruh pihak yang terkait dengan pelaksanaan isi Renja Dinas Komunikasi dan Informasi Kota Metro.

                                                                                                                                                      Metro,         April 2017
                                                                                                                                                KEPALA DINAS KOMUNIKASI
                                                                                                                                             DAN INFORMATIKA KOTA METRO,                                                                                                                                                                           


                                                                                                                                           Dra. FARIDA
Pembina
NIP. 19661117 199203 2 003

 

 

Categories: RENCANA KERJA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *